Bagaimana tingkat persaingan dalam usaha ternak telur ayam merupakan pertanyaan dari sebagian besar pihak yang menjalankan bisnis tersebut. Kebutuhan masyarakat di seluruh kalangan akan telur yang selalu ada setiap harinya baik untuk konsumsi maupun untuk usaha rumahan atau industri membuat bisnis telur ayam negeri semakin banyak dilirik karena memberikan keuntungan besar. Hal inilah yang membuat persaingan antar pebisnis telur ayam negeri semakin sengit.

Bagaimana Tingkat Persaingan Dalam Usaha Ternak Telur Ayam

Setiap bisnis pasti selalu memiliki resiko masing-masing salah satunya adalah persaingan dengan pihak lain termasuk pada bisnis telur ayam. Baik bagi peternak telur ayam atau yang merintis usaha jual telur ayam memiliki persaingan dagang karena prospek pendapatannya yang bagus. Meningkatnya pihak yang terjun ke dunia bisnis telur ayam negeri setiap harinya karena iming-iming repeat order bahan sembako sebagai produknya membuat keuntungan yang diperoleh menjadi semakin menurun.

Telur ayam negeri merupakan salah satu bahan sembako yang menjadi primadona karena dibutuhkan setiap hari oleh konsumen baik dari kalangan rumah tangga, industri makanan atau pembuat kue dan masih banyak lagi. Apalagi harga telur yang jauh lebih terjangkau dari daging namun tetap mengandung ragam nutrisi seperti vitamin, mineral, fosfor, asam folat, kolin dan masih banyak lagi. Bahkan ada banyak sekali pihak pemula dalam perjalanan bisnis telur ayam yang menerapkan strategi dagang yang keliru yang membuat bisnis tidak berjalan dengan baik bahkan dampak paling buruknya adalah gulung tikar.

Banyak pemula yang berkecimpung di bisnis telur menerapkan strategi dagang yang salah karena menganggapnya sebagai langkah penyelesaian dari masalah yang muncul karena saat ini tingkat persaingan usaha ternak ayam petelur negeri semakin tinggi atau banyak. Strategi atau keyakinan dagang yang diterapkan tersebut ialah menjual telur ayam negeri dengan harga yang terlal murah tanpa pertimbangan dan perhitungan sehingga yang terjadi ialah kerugian dalam berdagang. Penjualan telur dengan harga kompetitif yang cenderung lebih terjangkau dari pedagang atau agen lain memang sangat disarankan untuk menarik hati para konsumen. Namun prakteknya tetap harus memperhatikan berbagai hal supaya tetap untung dan tidak merugi. Menjual telur ayam dengan harga kompetitif yang cenderung lebih terjangkau dari penjual lain dapat dilakukan dengan membeli telur dari pemasok besar atau dari peternaknya langsung sehingga memperoleh harga yang jauh lebih murah.

Jangan hanya karena ingin semakin dikenal dan tebar pesona Anda menerapkan pemikiran tak masalah tekor yang penting tetap tersohor. Buat apa banyak sekali konsumen yang bejubel datang ke gerai atau kios telur namun Anda tidak menerima untung dan malah merugi? Hal yang paling baik ialah menjualnya dengan harga kompetitif namun tetap dengan perhitungan matang.

Telur dapat dibilang sebagai salah satu kebutuhan pangan pokok bagi masyarakat oleh karenanya peluang usaha ternak ayam petelur memiliki prospek yang cerah namun juga dengan konsekuensi persaingan dagang yang ketat. Untuk dapat menguasai pasar,  membandrol telur dengan harga yang kompetitif dan cenderung murah dari lawan bisnisnya sebenarnya merupakan langkah yang tepat asalkan memiliki sumber telur yang tepat. Salah satu cara untuk mewujudkan strategi ini adalah dengan memiliki sendiri ternak ayam petelur sebagai produsen telur ayam negeri yang siap didistribusikan. Dengan memiliki peternakan sendiri, konsumen yang dapat dibidik tidak hanya untuk dikonsumsi sendiri saja namun juga dapat dijadikan pemasok atau agen besar telur yang dijadikan tempat pembelian para distributor telur. Resiko merugi pun akan semakin kecil dan konsumen akan berdatangan karena harga telur yang lebih terjangkau.

Demikianlah beberapa ulasan mengenai jawaban atas pertanyaan bagaimana tingkat persaingan dalam usaha ternak ayam petelur yang wajib diketahui oleh para pebisnis telur ayam negeri.