Cara menetaskan telur ayam dengan mesin penetas ternyata tidak bisa dilakukan dengan asal-asalan. Ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan dan cara penetasannya harus dilakukan dengan tahap-tahap yang benar. Hal ini bertujuan supaya telur dapat ditetaskan secara maksimal dan berhasil. Telur yang ditetaskan tanpa langkah yang benar, kemungkinan berhasil menetasnya akan sangat kecil. Satu hal yang harus selalu dipegang saat melakukan penetasan telur ayam negeri dengan mesin penetas adalah telaten dan tidak mudah putus asa.

Langkah-langkah dan Cara Menetaskan Telur Ayam

Kebanyakan orang yang berternak ayam kampung melakukan cara menetaskan telur secara tradisional yakni dengan pengeraman telur oleh ayam betina. Namun penetasan tersebut seringnya hanya dilakukan dan berhasil untuk ayam kampung saja yang diproduksi oleh ayam kampung. Sedangkan apabila hendak menetaskan telur tanpa ayam betina, yang digunakan ialah mesin penetas yang didesain sedemikian rupa seperti pengaturan suhu hangatnya mesin penetas disamakan dengan suhu yang dihasilkan ayam betina saat mengerami telur. Bagi yang sedang ingin menetaskan telur ayam negeri, berikut ini adalah cara dan langkah penetasan yang sangat disarankan untuk dilakukan:

  1. Menyeleksi telur

Hal yang paling pertama dilakukan sebelum menetaskan telur dengan mesin penetas adalah memeriksa kualitas telur atau menyeleksi telur ayam. Telur ayam yang dapat menetas dengan baik ialah yang memiliki berat kurang lebih 40 hingga 50 gram, bentuknya oval bukan bulat persis, cangkang kulit haruslah halus, fertile serta memiliki celah ruang udara yang cukup yang terletak pada ujung telur.

  1. Membersihkan cangkang

Cara menetaskan telur dengan lampu bohlam yang terdapat pada mesin penetas selanjutnya ialah membersihkan cangkang atau kulit telur dari berbagai kotoran seperti kotoran ayam, bulu halus dan darah. Pembersihan menggunakan kapas yang dibasahi dengan cairan disinfektan yang dicampur air dengan perbandingan 1:10.

  1. Membersihkan mesin penetas

Setelah membersihkan cangkang atau kulit telur, langkah yang selanjutnya adalah membersihkan mesin penetas. Kebersihan adalah salah satu faktor penting yang menentukan keberhasilan penetasan. Bersihkan mesin dengan sabund an dibilas dengan campuran disinfektan dan air dengan perbandingan 1:2 sampai bersih kemudian dikeringkan.

  1. Menyalakan mesin penetas

Suhu juga merupakan faktor penting dalam cara menetaskan telur dengan mesin penetas. Setelah dibersihkan dan dikeringkan, pastikan ventilasi tertutup dan bak air terisi kemudian nyalakan selama 24 jam dengan suhu 36,7 derajat.

  1. Memasukkan dan menata telur

Masukkan telur jika suhu sudah konstan dan stabil dengan posisi bagian tumbul di atas, tata dengan rapi di rak telur. jangan membuka mesin selama 3 hari berturut-turut supaya pembentukan embrio tidak terganggu.

  1. Meneropong kondisi telur

Peneropongan dilakukan 2 kali yaitu pada hari keempat dan hari ke-18 dengan menggunakan wadah tabung yang diisi lampu 40 watt. Apabila terlihat gejala infertil segera keluarkan atau diafkir.

  1. Memutar telur

Memutar telur perlu dilakukan pada hari ke-4 hingga ke-18 yang disesuaikan dengan perlakukan.

  1. Menyemprot telur

Penyemprotan telur dilakukan dengan cairan disinfektan 10% yang dimulai dari hari ke-4. Pada hari ke 19-21 kelembaban udara haruslah dinaikkan.

  1. Dilarang membuka mesin penetas menjelang penetasan

Setelah hari ke-19-21 telur sudah tidak boleh diputar atau mendapat perlakukan apapun, mesin haruslah selalu tertutup sampai anakan menetas.

Mudah bukan cara menetaskan telur ayam dengan mesin penetas? Pasti banyak diantara Anda yang tertarik untuk segera mempraktekkannya.