Usaha telur ayam kampung merupakan peluang bisnis yang akan sangat menguntungkan dan patut untuk dicoba. Hal ini sejalan dengan pangsa pasar telur ayam kampung yang tetap stabil. Walaupun tidak sepopuler telur ayam negeri, namun permintaan telur ayam kampung juga tidak bisa disepelekan. Harganya pun akan lebih mahal daripada telur ayam negeri. Hal ini akan memberikan keuntungan dari segi finansial.

Usaha Telur Ayam Kampung dan Kendalanya

Kendala utama dari bisnis telur ayam kampung adalah adanya penyakit unggas yang menyerang ayam, misalnya flu burung dan penyakit lainnya. Tentu saja usaha akan mengalami kerugian yang cukup parah jika virus penyakit sudah mulai berkembang. Selain itu, pemikiran masyarakat tentang kecurigaan ayam tiren, isu formalin, hingga isu negatif lain yang berkembang di masyarakat bisa jadi menyusutkan keinginan untuk mengonsumsi telur ayam kampung ataupun daging ayam kampung sekalipun.

Pemasaran Telur Ayam Kampung

Saat ini sudah banyak agen jual telur ayam kampung yang sukses. Hal tersebut berkaitan dengan konsumen telur ayam kampung yang tidak begitu sulit untuk dicari. Banyak usaha kuliner yang butuh pasokan telur ayam kampung. Selain itu, konsumen lepas juga banyak tersedia. Hanya saja, untuk menjadi sukses dalam usaha ini, hal yang perlu diperhatikan adalah cara pemasaran yang tepat.

Biasanya untuk pebisnis pemula, cara pemasaran yang tepat adalah dengan memperkuat relasi. Bisa dimulai dengan memasarkan pada teman, rekan, atau keluarga dekat terlebih dahulu. Pembentukan relasi itu bisa dilakukan dengan promosi dari mulut ke mulut. Cara sukses berdagang telur ayam kampung lainnya adalah dengan bekerja sama dengan dinas peternakan ayam untuk mendapatkan bibit ayam kampung yang unggu;. Jika ingin lebih berkembang, pemasangan iklan di media cetak maupun elektronik bisa dilakukan.

Tips Usaha Telur Ayam Kampung

Berikut ini ada beberapa tips usaha telur ayam kampung yang bisa dilakukan, antara lain:

  1. Mencari ilmu peternakan ayam kampung sebanyak-banyaknya

Untuk memulai sesuatu, tentu saja diperlukan sebuah ilmu. Ilmu untuk beternak ayam kampung bisa didapatkan dari banyak sumber. Calon pebisnis bisa mengikuti pelatihan atau seminar-seminar mengenai peternakan ayam. Selain itu, ada juga beberapa buku yang bisa dibaca untuk semakin memperkaya wawasan. Bila perlu, berguru kepada pengusaha lain yang sudah sukses juga bisa dilakukan. Carilah ilmu sebanyak-banyaknya sebelum memulai usaha. Jangan sampai usaha gagal hanya karena minim ilmu.

  1. Kandang dan peralatan yang berkualitas

Setelah belajar dan sudah yakin untuk memulai usaha telur ayam kampung, hal yang harus diperhatikan adalah penyediaan kandang dan juga peralatan beternak lainnya. Keberadaan kandang harus diletakkan pada lokasi yang tepat, yaitu yang tidak mengganggu ketenangan warga setempat. Hal ini dimaksudkan agar udara tidak tercemar karena ternak yang ada. Selain itu, peralatan beternak juga perlu disiapkan dengan matang, misalnya tempat pakan, tempat minum, tempat memanen telur, dan sebagainya. Pilih juga pakan yang berkualitas agar hasilnya juga berkualitas.

  1. Rutin memberikan vaksin

Hal terakhir yang harus diperhatikan adalah kesehatan ayam itu sendiri. Selalu berikan vaksin untuk mencegah munculnya virus. Jika ada ayam yang terlihat sakit, segera pisahkan dari ayam lainnya untuk meminimalkan risiko tersebarnya penyakit yang sama. Hal ini penting untuk mengurangi risiko kerugian yang disebabkan oleh penyakit unggas.

Itulah penjelasan mengenai peluang usaha telur ayam kampong yang dapat Anda coba. Semoga bermanfaat.